Pilot pengolahan air limbah budidaya
2025-03-20
Lokasi proyek: Titik pengolahan air buangan budidaya di suatu teluk
Prinsip teknologi: Dengan memasang perangkat pembangkit gelembung ultra‑mikro dan nano pada saluran pembuangan sistem budidaya, serta mengintegrasikan teknologi pengolahan air berbasis mikroorganisme, sistem pengolahan air limbah budidaya dapat dikembangkan menuju arah yang ekonomis, sesuai, hemat energi dan ramah lingkungan, efektif secara berkelanjutan, mampu melakukan pemurnian biologis, serta memenuhi standar pembuangan.
Kesimpulan proyek: Menurut laporan pengujian kualitas air pihak ketiga, kualitas air limbah setelah pengolahan telah memenuhi standar “Persyaratan Pembuangan Air Budidaya Laut” (SC/T 9103-2007). Dibandingkan dengan kualitas air kolam budidaya pada periode yang sama, kadar COD menurun sebesar 89%, konsentrasi padatan tersuspensi menurun sebesar 92,4%, permanganat menurun sebesar 89,6%, dan total fosfor menurun sebesar 84,3%.
Berita Terkait

