Menggunakan sistem sirkulasi air secara efektif dapat menurunkan konsumsi energi.
2026-06-16
Gambaran umum proyek: Proyek ini berlokasi di basis budidaya ikan kakap air bersirkulasi berskala besar di Provinsi Shandong, dengan total 3.000 kolam budidaya; masing-masing kolam memiliki volume air sebesar 50 ton dan kepadatan budidaya mencapai 50 kg/m². Model budidaya berkepadatan tinggi menuntut pengendalian oksigen terlarut dalam air serta efisiensi energi yang sangat tinggi. Gelembung udara ultra‑mikro dan nano memiliki ukuran partikel yang sangat kecil, waktu tinggal di dalam air yang panjang, serta tingkat pemanfaatan gas yang tinggi, sehingga mampu meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam air secara efisien. Dibandingkan dengan peralatan aerasi konvensional, teknologi ini menawarkan keunggulan signifikan dalam hal efisiensi energi.
Kesimpulan proyek: Proyek ini semula menetapkan standar oksigen terlarut di air sebesar 11 mg/L; setelah menggunakan peralatan ini, kadar oksigen terlarut stabil mencapai 13,8 mg/L, sehingga sepenuhnya memenuhi kebutuhan hidup ikan bass pada kepadatan tinggi dan menjamin tingkat kelangsungan hidup secara keseluruhan. Pada saat yang sama, konsumsi listrik peralatan ini hanya 14,28% dari konsumsi listrik kerucut oksigen tradisional, sehingga secara langsung mengurangi biaya operasional aerasi bagi para peternak hingga 85,72%, sekaligus memadukan peningkatan produksi budidaya dengan manfaat ekonomi dari penghematan energi.



Berita Terkait