Pengelolaan sebuah kolam berbau dan tercemar di wilayah utara
2025-03-04
Masalah yang ada
Kolam dan parit di desa tersebut telah lama mengalami pencemaran berupa warna hitam dan bau tak sedap, dengan kondisi lingkungan perairan yang sangat buruk, sehingga sangat mengganggu kehidupan sehari-hari warga sekitar. Kondisi perairan menunjukkan eutrofikasi, kadar oksigen terlarut hampir habis, sementara indikator seperti amonia nitrogen jauh melampaui batas maksimal; kualitas air pun berwarna hitam, berbau, dan tidak sedap. Lapisan sampah yang mengendap di dasar kolam terlalu tebal, bahkan sering kali muncul secara tidak teratur ke permukaan; ditambah lagi dengan masukan terus-menerus dari limbah toilet kering dan sumber pencemar lainnya di sekitarnya. Oleh karena itu, penanganan masalah ini sangat mendesak; diperlukan langkah-langkah fundamental untuk memulihkan ekosistem perairan, guna mengembalikan kejernihan dan kualitas air yang baik bagi warga setempat.

Solusi
Setelah sebagian besar eceng gondok secara manual dipanen dan dibuang, perangkat pembangkit gelembung nano ultra‑kecil buatan Ningbo Zhuhong Nanotechnology Co., Ltd. ditempatkan di kolam. Perangkat ini mampu secara efisien menambah oksigen terlarut ke dalam air, secara berkelanjutan mendegradasi polutan organik dan amonia nitrogen, serta dengan cepat menghilangkan bau tak sedap dan warna hitam pada air. Pada saat yang sama, dengan dukungan alat pemanen eceng gondok yang digunakan secara rutin, masalah klasik seperti kekurangan oksigen terlarut, kadar amonia nitrogen yang melebihi batas, serta rendahnya tingkat kejernihan air dapat diatasi secara efektif, sehingga secara bertahap memulihkan kemampuan self‑purification perairan dan turut mewujudkan kembali pemandangan pedesaan yang airnya jernih dan tepiannya hijau.

Previous
Berita Terkait