Melindungi Sumber Kehidupan Umat Manusia Hari Air Sedunia Menyerukan 'Perubahan yang Dipercepat'
2023-03-22
BEIJING, 22 Maret (Xinhua) -- “Air baik untuk segala sesuatu tetapi tidak bersaing dengan mereka” -- air membawa kehidupan dan vitalitas. 22 Maret adalah Hari Air Sedunia yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan tema tahun ini adalah “Mempercepat perubahan”.
Air adalah sumber kehidupan, merupakan sumber daya penting bagi kelangsungan hidup dan pembangunan manusia, tetapi sumber daya air tawar dunia sangat terbatas. Meskipun dua pertiga permukaan bumi tertutup air, jumlah total sumber daya air sangat besar, tetapi air tawar yang tersedia untuk digunakan manusia hanya sekitar 2,5%. Dan dari sumber daya air tawar yang terbatas ini, sekitar 90% adalah lapisan es Kutub Utara dan Selatan, gletser dan es dan salju, yang tidak dapat diakses oleh manusia. Pada saat yang sama, ada juga persentase tertentu dari sumber daya air tawar bawah tanah yang dalam yang sulit untuk dimanfaatkan. Akibatnya, sumber daya air tawar yang saat ini dapat dimanfaatkan oleh umat manusia cukup terbatas, terhitung kurang dari 0,3 persen dari total sumber daya air global, dan distribusinya tidak merata.
Salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan yang ditetapkan dalam Agenda PBB 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan adalah untuk “menyediakan air dan sanitasi untuk semua dan mengelolanya secara berkelanjutan”.
Sumber daya air planet ini berada dalam krisis serius. Statistik dari berbagai badan Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan bahwa 1 dari 4 orang di seluruh dunia, atau 2 miliar orang, tidak memiliki akses ke air minum yang aman. Sekitar 1,4 juta orang meninggal setiap tahun karena penyakit yang berhubungan dengan air, sanitasi, dan kebersihan yang buruk, dan harapan hidup sekitar 74 juta orang akan dipersingkat sebagai akibatnya. Secara global, 44% air limbah rumah tangga tidak diolah dengan aman.
Menurut Sekretaris Jenderal PBB Guterres, air adalah urat nadi dunia. Dari kesehatan dan gizi, hingga pendidikan dan infrastruktur, air tidak hanya sangat diperlukan untuk setiap aspek kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia, tetapi juga penting bagi pembangunan ekonomi dan kemakmuran setiap bangsa. “Hari Air Sedunia tahun ini mengingatkan kita akan pentingnya memainkan peran individu dan kolektif kita untuk melindungi urat nadi kemanusiaan ini bagi generasi sekarang dan masa depan, dan untuk memanfaatkannya dan mengelolanya secara berkelanjutan.”
Pada tanggal 18 Januari 1993, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-47 menetapkan Hari Air Sedunia pada tanggal 22 Maret setiap tahun, dengan tujuan membangkitkan kesadaran masyarakat tentang konservasi air dan meningkatkan perlindungan sumber daya air.
Berita Terkait