Penghilangan alga biru di Sungai Zhongtanghe
2025-03-04
Proyek ini menyediakan rencana penataan menyeluruh untuk Sungai Zhongtang, sebuah saluran air di kawasan pemukiman Kecamatan Panhuo, Distrik Yinzhou. Sungai ini memiliki panjang sekitar 12 kilometer, lebar 30 hingga 40 meter, dan kedalaman 1,5 hingga 3 meter, dengan volume air yang selalu tergenang sekitar 1,2 juta ton. Mulai dari perbatasan Danau Dongqian di Hengtoujie, sungai ini mengalir ke arah barat menuju Sungai Meiliang dan Sungai Zhuangjiaxi, serta ke arah timur melewati Jishigang, Mai Mianqiao, dan Jembatan Wangchun, kemudian bermuara ke Sungai Houtang dan akhirnya masuk ke pintu barat Kota Ningbo. Sungai ini merupakan salah satu saluran penting yang melintasi Dataran Barat Yinzhou dan berperan sebagai jalur pengaliran air ke Kota Ningbo.
Saat ini, masalah lingkungan perairan di sungai sangat menonjol: air berwarna kuning kehijauan, eutrofikasi sangat parah, dengan ledakan besar alga hijau dan alga biru; kandungan oksigen terlarut sangat rendah, sehingga hanya sedikit ikan dan tumbuhan air yang mampu bertahan hidup, menyebabkan degradasi ekosistem yang serius; dasar sungai dipenuhi endapan lumpur, sementara sampah dan benda-benda lain kadang-kadang mengapung ke permukaan. Lebih sulit lagi, akibat pengaruh pasang surut Sungai Fenghua, arah aliran air berubah-ubah—kadang ke barat, kadang ke timur—sehingga kondisi hidrologi menjadi sangat kompleks, yang secara signifikan memperbesar kesulitan penerapan metode pengelolaan konvensional.
Menyikapi serangkaian masalah kronis tersebut, proyek ini memasang sejumlah perangkat pembangkit gelembung udara ultra‑mikro dan nano di sepanjang sungai sebagai langkah inti dalam pemulihan ekosistem perairan. Perangkat ini mampu secara berkelanjutan meningkatkan kadar oksigen terlarut di dalam air secara efisien, dengan cepat menaikkan dan mempertahankan konsentrasi oksigen terlarut pada tingkat yang tinggi, sehingga secara mendasar mencegah ledakan alga, mempercepat degradasi polutan organik, serta mendorong pemulihan bertahap komunitas biota perairan. Dengan fondasi oksigen terlarut yang mencukupi, proyek ini mendorong perubahan kondisi sungai dari keadaan hitam, bau, dan keruh menuju jernih, bening, dan transparan, hingga akhirnya memastikan kualitas air memenuhi standar nasional untuk badan air permukaan, serta menghadirkan kembali pemandangan ekologis “air jernih, tepi hijau, ikan berenang”.
Berita Terkait